harta karun itu bernama Yashica MG-1

ketika pulang ke kebumen menemukan sesuatu yang tak terduga, sebuah kamera, ya sebuah kamera analog tua

kamera ini bukan sembarang kamera karena sudah menemani keluarga kami semenjak kakakku masih kecil (paling tidak gambar foto album keluarga kami pertama kali tentang masa kanak kanak kakakku yang lahir tahun 1979)

ini penampakannya

kamera dengan viewfinder disamping kiri atas ini diproduksi pertama kali tahun 1975 (4 tahun sebelum kakakku lahir hwahahaha),  kamera analog dengan aperture-priority automatic exposure saya pikir ini termasuk kamera canggih, sayang batrenya ga ada, hmmm masih ada yang jual ga ya? walaupun tanpa baterai kamera ini masih bisa menghasilkan gambar yang luar biasa (nanti saya upload beberapa hasil foto dari kamera ini)

nah ini spesifikasinya

  • Film type 135 (35mm)
  • Picture size 24mm x 36mm
  • Lens Yashinon f/2.8 45mm lens, four elements in three groups.
  • Shutter Electronic-controlled leaf-type shutter with continuously variable speeds from 1/500 sec. to about 2 seconds; built-in self-timer; direct X contact shoe. Shutter speed sets automatically at 1/30 sec. when Auto lever is adjustable to flash setting.
  • Viewfinder Bright frame finder with parallax correction marks; shows yellow and red exposure indicator arrows.
  • Exposure meter Fully automatic ‘Top-Eye’ CdS exposure control; precise shutter speed assuring correct exposure is set automatically through pre selection of exposure symbol (lens aperture); EV range from EV2 to 17 (ASA 100); exposure indicator lamps in viewfinder and on camera top-yellow signaling slow shutter speed.
  • ASA range From ASA 25; to 800
  • Film Advance Single action film advance lever advances the exposed frame and cocks the shutter.
  • Battery One 5.6V mercury battery (Eveready E164, UCAR E 164, Mallory PX32 or equivalent.)
  • Size and Weight; 140.6 x 72 x 82 mm; ~620 g
toycam bukan ya? fiturnya lumayan lengkap kalau dibilang toycam
katanya sih ini termasuk “Last Samurais” sebelum “Plastic Age” lha bodinya besi semua hwahahaha, kamera ini lumayan susah jika digunakan tanpa baterai, mungkin karena fitur auto eksposure nya tidak aktif, lagipula kamera ini kalau tidak salah terakhir saya pakai tahun 2000 an tanpa baterai dengan film BW tapi hasilnya lumayan bagus, mesti membiasakan lagi memegang kamera analog
jadi tunggu foto foto hasil Yashica MG-1…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s